Bahagia atas tapak kesedihan orang lain is no fun at all. Kata orang, strive for your own happiness. But things doesnt always work as easy as uttering words. Aku seorang perempuan. Jiwa aku jiwa seorang perempuan yang memahami perempuan lain. Aku punya rasa tamak, tapi tamak itu akhirnya akan membawa aku mati.
Aku bukan pengecut, angkat langkah undur di awalan bibit juang. Aku bukan. Tapi jika undur itu bisa padamkan titis air mata, bisa hapuskan api marah, aku rela. But again, easier said than done.
Rindu,
kalau bisa kau dialun,
pasti asyik kau berlagu.

No comments:
Post a Comment